Sejarah Kota Kuno Petra di Yordania dan Fakta Menariknya
|

Sejarah Kota Kuno Petra di Yordania dan Fakta Menariknya

digart.biz – Petra adalah salah satu kota kuno yang berada di Yordania. Kota kuno ini menyimpan sejarah dan arkeologi yang menarik. Adapun sejarah kota kuno Petra ini diperkirakan telah berlangsung sejak 400 SM sampai 106 Masehi.
Zein dalam Islam di Yordania, Maroko dan Spanyol menyebutkan bahwa Kota Petra dibangun oleh Suku Nabatean dan mempunyai sistem pengairan yang rumit.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang sejarah kota kuno Petra, simak selengkapnya di artikel berikut.

Sejarah Kota Kuno Petra

Ilustrasi sejarah kota kuno petra. Sumber: Abdullah Ghatasheh/pexels.com

zoom-in-white
Petra adalah kota kuno yang berada di Yordania dan memiliki arsitektur menarik. Sejarah kota kuno Petra diperkirakan telah mulai antara tahun 400 Sebelum Masehi sampai 106 Masehi.
Kota kuno tersebut kini telah ditinggalkan, tetapi sebelumnya berkembang sebagai pusat perdagangan. Di samping itu, Kota Petra juga menjadi ibu kota Kerajaan Nabath atau Suku Nabatean.
Masyarakat Nabatean telah hidup di Petra sejak 312 Masehi, jauh sebelum berdirinya Kekaisaran Romawi. Kerajaan ini mengendalikan jalur perdagangan kuno dari Tepi Barat ke arah Yordania, menuju perbatasan Semenanjung Arab di utara.
Saat itu, kehidupan Suku Nabatean pun tergolong sangat maju. Mereka mempunyai teknologi transportasi yang memadai serta sistem irigasi rumit. Bahkan, sistem irigasi tersebut masih berfungsi dengan baik sampai sekarang.

Fakta Menarik Kota Kuno Petra

Kota Petra mempunyai banyak hal unik dan menarik. Adapun beberapa fakta menarik kota kuno Petra adalah:

1. Memiliki Pengairan dan Pertahanan yang Ideal

Salah satu fakta menarik kota kuno Petra adalah mempunyai sistem pengairan dan pertahanan yang tergolong ideal. Hal ini karena kota kuno tersebut mempunyai lokasi tersembunyi, sehingga bisa dikunjungi melalui kanyon atau celah kecil di pegunungan.
Selain itu, Suku Nabatean sebagai penghuni Petra membangun tunnel guna menampung aliran air agar bisa mencegah banjir. Aliran air tersebut akhirnya dimanfaatkan sebagai pengairan.

2. Memiliki The Treasury sebagai Ikon Terkenal

Fakta menarik kota kuno Petra berikutnya adalah mempnyai The Treasury sebagai ikon kota yang terkenal. The Treasury dalam bahasa Arab disebut dengan Al-Khazneh.
Bangunan arsitektur kuno ini mempunyai warna cantik. Oleh sebab itu, penemunya, Johann Ludwid Burckhardt memberinya julukan sebagai a red rose city. Hal itu karena The Treasury mempunyai warna red rose.

3. Memiliki Ruang Publik sebagai Kompleks Perkotaan

Fakta menarik kota kuno Petra selanjutnya adalah mempunyai ruang publik yang dijadikan sebagai kompleks perkotaan. Pasalnya, di Petra terdapat taman, teater, hingga makam raja, selayaknya suatu kota.
Bahkan, beberapa ruang publik juga dapat digunakan sebagai tempat rapat besar yang bisa menampung masyarakat luas.
Demikian sederet informasi seputar sejarah kota kuno Petra dan fakta menariknya.
Baca Juga:

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *